5 Cara Langkah Ampuh Mengatasi Malas Menulis

Apa Anda telah mempunyai gagasan atau topik artikel tetapi malas sekali menulis? Bila jawabnya ya, Anda tidak sendiri.

Sebagai full time blogger, saya kerap diserang perasaan malas menulis. Misalkan, saya malas menulis artikel mengenai seting Yoast SEO. Pemicunya?

Pertama, pengalaman dari saya memakai plugin itu, banyak tahapan yang perlu saya bahas. Ke-2 , terpikir saya harus ambil lebih dari 20 screenshot dan menguploadnya di artikel.

Ujungnya saya berpikiran semacam ini: "Kelak saja dech nulisnya jika sudah suasana hati atau saya telah mempunyai waktu yang akurat. "

Ya, malas menulis itu normal. Tetapi, tidak normal jika Anda terus terjebak pada kondisi malas menulis. Mengapa? Karena jika tidak ditangani, perasaan malas akan menjadi-jadi.

Mengakibatkan, kemampuan menulis dan website kewenangan Anda tidak ada perkembangan. Ini memiliki arti tidak ada tambahan artikel baru, traffic, konsumen setia e-mail, atau pendapatan.

5 Cara Langkah Ampuh Mengatasi Malas Menulis
pixabay.com


Di artikel ini, saya akan memperlihatkan ke Anda langkah menangani malas menulis dalam 5 cara baik. Ke-5 cara barusan datang dari pengalaman saya yang malas sekali menulis artikel Yoast SEO ke mulai menulisnya, serta memublikasikannya pada 27 November kemarin.

Tidak itu saja, saya suguhkan contoh-contoh proses dari menulis artikel ini hingga Anda dapat semakin gampang pelajarinya. Anda siap? Silahkan kita awali.

1. Dapatkan Why Anda

Langkah awal ialah mendapati why (mengapa) Anda. Ini penting sebagai argumen kuat atau motivasi Anda menulis apa saja.

Untuk mendapati mengapa, bertanya diri kita: "Mengapa saya harus menulis artikel ini?" Atau, "Mengapa sich artikel ini penting saya catat?"

Catat lebih satu jawaban pertanyaan itu di kertas atau di MS Word. Seharusnya, jawaban-jawaban itu diawali dengan saya ingin bla bla bla.

Sebagai contoh, berikut 3 argumen kuat saya menulis artikel ini:

- Saya ingin menolong mereka yang tidak produktif menulis karena diserang malas menulis.
- Saya ingin menanamkan rekam jejak saya di bagian catat menulis artikel website.
- Saya ingin share hal berguna jika saya diserang malas menulis tetapi dapat menantangnya.

2. Siapkan Waktu Menulis

Sesudah Anda mendapati mengapa Anda, sekarang waktunya Anda siap ke cara seterusnya yakni sediakan waktu menulis.

Mengapa perlu sediakan waktu menulis? Karena jika Anda tidak menyiapkannya, kemungkinan Anda tidak punyai waktu menulis.

Kapan saatnya bergantung keadaan Anda. Misalkan, bila Anda pegawai yang bekerja dari pagi sampai sore, Anda dapat bangun 30 menit sampai 1 jam lebih cepat untuk menulis.

Juga bisa sesudah Anda bekerja. Misalkan jam 9 malam atau sesudah anak-anak tidur.

Contoh lain, karena saya full time blogger, saya menulis dimana dan kapan saja. Meskipun begitu, jika saya akan menulis, saya sediakan waktu menulis pada awal hari kerja saya. Biasanya pada pagi (jam 8) atau siang (sesudah shalat Dzuhur, jam 13).

Umumnya saya siapkan waktu sekitaran 1 jam untuk menulis artikel website. Tetapi jika saya kembali menulis buku, saya siapkan 2-3 jam.

Oh iya, bagaimana bila Anda "keras kepala" tidak ingin sediakan waktu menulis?

Coba pikirkan kondisi Anda 10 hari dan 10 bulan di depan jika Anda terus menerus malas menulis. Ingin demikian terus? Ingin jadi blogger medioker terus?

Ingat, waktu terus berakhir dan Anda tidak sanggup menghindarinya . Maka, siapkan waktu menulis hingga website Anda lebih bagus di dalam 10 hari atau 10 bulan di depan.

3. Eliminisasi Masalah

Cara selanjutnya ialah mengeliminasi atau meminimalkan masalah. Misalkan saja, senyapkan handphone Anda dan tutup browser sosial media Anda hingga Anda dapat konsentrasi menulis.

Juga bisa dengan minum minuman favorite Anda seperti kopi atau teh hangat. Ini mungkin menolong Anda memusatkan pemikiran yang loncat sana loncat sini. Mungkin bisa juga menambahkan stamina tubuh yang dirasa raih.

4. Mulai Menulis Rangka Artikel

Bila Anda telah lakukan cara ke-1 sampai ketiga, Anda dapat buka MS Word. Itu memiliki arti Anda siap menulis.

Meski begitu, mungkin di kepala Anda ada pertanyaan semacam ini: "Apa yang perlu saya catat?" Atau, "Saya kebingungan ingin menulis apa."

Jalan keluarnya ialah catat rangka artikel lebih dulu. Dengan rangka artikel, Anda akan tahu apakah yang akan dicatat. Plus, tulisan Anda akan mengucur.

Ada banyak tehnik menulis rangka artikel. Yang paling mudahnya dengan tuliskan 3-5 pertanyaan berkaitan topik artikel yang akan Anda catat. Misalnya berikut ini.

Yakin atau mungkin tidak, bila Anda ajukan beberapa pertanyaan berkaitan topik artikel, Anda mulai akan menulis. Ini sudah pasti lebih bagus karena Anda bergerak dari malas sekali menulis ke mulai menulis.

Kemudian, catat jawaban Anda untuk tiap pertanyaan. Tidak boleh takut salah, catat saja yang Anda kenali. Usahakan saran pengalaman individu supaya tulisan Anda jadi lebih dapat dipercaya serta lebih hidup (tidak menjemukan).

Anda dapat tuliskan berbentuk beberapa poin saja. Saksikan misalnya berikut ini.

Anyway, masih tetap kebingungan apa yang akan Anda catat? Bila semacam itu, penelitian dahulu topik Anda. Umumnya, orang yang tidak tahu apakah yang akan dicatat ialah orang tidak lakukan penelitian lebih dulu.

Penelitiannya dapat dengan membaca buku atau cari info tertentu di Google. Misalnya di bawah ini.

5. Bangun Rangka Artikel

Nach, sesudah Anda punyai rangka artikel, bangun lebih detil. Dalam memikulgkannya, tidak boleh takut salah atau mungkin tidak optimis dengan yang Anda catat.

Dasarnya, catat saja sampai sasaran kata yang Anda harapkan. Ingat, tulisan Anda masih berbentuk draf hingga tidak ada seseorang yang bakal menertawakannya . Maka, untuk apa takut atau mungkin tidak optimis?

Sebagai contoh, saksikan draf ulasan cara ke-4 artikel ini pada gambar ini. Belum juga komplet, kan?

Sudah pasti, saya akan lengkapinya (atau melakukan perbaikan bila perlu) sesudah penulisan draf usai. Sesimpel itu.

Penutup

Demikian 5 cara menangani malas menulis. Dalami dan kerjakan ke-5 cara barusan hingga Anda dapat bergerak dari malas sekali menulis ke mulai menulis lalu menuntaskan draf tulisan apa saja.

Bila ada masalah lain dalam menulis, silahkan infokan pada bagian komentar. Saya akan menjawab sebagus mungkin.

Atau bila Anda tahu langkah lain dalam hilangkan malas menulis, silahkan infokan pada bagian komentar.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
informasi