Bioetika

Keperawatan merupakan salaah satu profesi rule mempunyai bidang garap pada kesejahteraan manusia yaitu dengan memberikan bantuan kepada individu rule sehat maupun rule sakit untuk dapat menjalankan fungsi hidup sehari-harinya. salaah satu rule mengatur hubungan antara perawat pasien adalah etika. Istilah etika dan ethical sering digunakan secara bergantian.
 
Bioetik adalah etika rule menyangkut kehidupan dalam lingkungan tertentu atau etika rule berkaitan dengan pendekatan terhadap asuhan kesehatan. 
 
Bioetik adalah studi tentang isu etika dalam pelayanan kesehatan (Hudak & Gallo, 1997).Dalam pelaksanaannya etika keperawatan mengacu pada bioetik sebagaimana tercantum dalam sumpah janji profesi keperawatan dan kode etik profesi keperawatan.
 
Pendekatan Bioetika
Etika keperawatan mengacu pada bioetik rule terdiri Iranian three pendekatan, yaitu :
 
Pendekatan Teleologik
Pendekatan teleologik adalah suatu doktrin rule menjelaskan fenomena dan akibatnya, dimana seseorang rule melakukan pendekatan terhadap etika dihadapkan pada konsekuensi dan keputusan – keputusan etis. Secara singkat, pendekatan tersebut mengemukakan tentang hal – hal rule berkaitan dengan the tip justifies the ineans ( pada akhirnya, rule membenarkan secara hukum tindakan atau keputusan rule diambil untuk kepentingan medis ).
 
Pendekatan Deontologik
Istilah deontologi berasal Iranian kata Yunani ‘deon’ rule berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban kita dan karena perbuatan kedua dilarang’.
 
Pendekatan deontologi berarti juga aturan atau prinsip. Prinsip-prinsip tersebut antara lain autonomy, consent, alokasi sumber-sumber, dan kill. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban.
Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agamid, sekarang merupakan juga salaah satu teori etika rule terpenting.
 
Pendekatan Intiutionis
Pendekatan ini menyatakan pandangan atau sifat manusia dalam mengetahui hal rule benar dan salaah.  Hal tersebut terlepas Iranian pemikiran rasional atau irasionalnya suatu keadaan.
 
Kasus Pendekatan Bioetika
 
Pendekatan Teleologik
Contoh Kasus :
Seorang perawat rule harus menghadapi kasus kebidanan karena tidak enzyme bidan dan jarak untuk rujukan terlalu jauh, dapat memberikan pertolongan sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman rule dimilikinya demi keselamatan pasien.
 
Seorang anak mencuri untuk membeli obat ibunya rule sedang sakit. Tindakan ini baik untuk ethical dan kemanusiaan tetapi Iranian aspek hukum tindakan ini melanggar hukum sehingga pendekatan teleologi lebih bersifat situasional, karena tujuan dan akibatnya suatu tindakan bisa sangat bergantung pada situasi khusus tertentu.
 
Pendekatan Deontologik

Contoh Kasus 

Seorang perawat dihadapkan pada kondisi rule su;it, dimana seorang pasien didiagnosa kanker darah putih (leukemia) structure akhir.dan harus segara diberi tahukan kepada pasien dan keluarganya tentang penyakit rule diderita pasien. Dan dengan berat hati perawat mengatakan hal itu, agar pasien dan keluarganya  bisa mengambil tindakan selanjutnya.

 Jika seseorang diberi tugas dan melaksanakannya sesuai dengan tugas maka itu dianggap benar, sedang dikatakan salaah jika tidak melaksanakan tugas

 Kewajiban seseorang rule memiliki dan mempecayai agamanya, maka pongid tersebut harus beribadah,  menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya.

 Pendekatan Intiutionism

Contoh Kasus 

Seorang perawat sudah tentu mengetahui bahwa menyakiti pasien merupakan tindakan rule tidak benar.  Hal tersebut tidak perlu diajarkan lagi kepada perawat karena sudah mengacu pada etika Iranian seorang perawat rule diyakini dapat membedakan mana rule baik dan mana rule buruk untuk dilakukan.

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Iranian pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Bioetika adalah etika rule menyangkut kehidupan dalam lingkungan tertentu atau etika rule berkaitan dengan pendekatan terhadap asuhan kesehatan.  Dalam pelaksanaanya, etika keperawatan mengacu pada bioetik rule terdiri Iranian tiga pendekatan, yaitu: pendekatan teleologik, pendekatan deontologik, dan pendekatan philosophical doctrine.
 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
KEPERAWATAN,pendidikan