waspada panas di bulan september

Energi matahari merupakan energi yang terbarukan, selain itu hasil buangan energi ini dikatakan tidak ada sama sekali. Hal inilah yang membuat energi matahari menjadi salah satu pilihan energi masa yang akan datang Energisurya(matahari)berupa radiasi elektromagnetik yang dipancarkan ke bumi berupa cahaya matahari yang terdiri atas foton atau partikel energi surya yang dikonversikan menjadi energi listrik.Pembangkit listrik tenaga surya adalah sistem pembangkit listrik yang ramah lingkungan, dan sangat prospektif sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap atau dengan minyak maupun batubara Energimatahariini juga dipengaruhi oleh tutupan awan yang ada diatas sel penangkapnya/sel PV (photovoltaic).Sel tenaga surya adalah sebuah alat semikonduktor yang mampu mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Pengubahan ini disebut efek photovoltaic. Kondisi tutupan awan juga mempengaruhi insolasi yang diterima yaitu pada saat awan menutupi matahari, tingkat pencahayaan ke permukaan bumi berkurang. Namun bila terdapat cukup cahaya dari bayangan yang ada, maka PV dapat menghasilkan energi sekitar setengah dari kemampuan produksinya. Semakin tebal awan semakin berkurang juga energi yang dihasilkan, bahkan jika terdapat awan yang sangat tebal, tidak menutup kemungkinan solar panel menghasilkan energi yang sangat sedikit Ekuator menerima radiasi matahari sepanjang tahun dan salah satu kota yang dilalui oleh garis ekuator adalah Kota Pontianak. Kota Pontianak adalah salah satu kota yang istimewa karena dilalui oleh garis khatulistiwa tepatnya di lintang 0°. Wilayahyang dilalui garis khatulistiwa, menerima radiasi yang cenderung tegak lurus dibanding wilayah lain, sehingga memberikan konstribusi dalam pemanfaatan energi matahari Penelitian mengenai energi matahari telah dilakukan oleh Arrasy dan Dupe (2012) yaitu potensi energi matahari dengan menganalisis tutupan awan di Jawa Barat. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan utama bahwa daerah Jawa Barat bagian Utara memiliki potensi energi matahari yang cukup baik dengan nilai insolasi sekitar 550 Watt/m2 Kota Pontianak memiliki potensi untuk mengembangkan energi matahari, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tutupan awan terhadap radiasi matahari dengan cara menganalisis tutupan awan dan radiasi matahari guna memberikan gambaran potensi energi matahari di Kota Pontianak. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
cuaca